Rumah Adat Baileo
i0.wp.com

Rumah Adat Baileo yang Terkenal Dengan Keunikannya Sendiri

Posted on

Rumah Adat Baileo – Indonesia memiliki 34 provinsi yang sudah tersebar luas dari Sabang sampai Merauke. Dimana setiap provinsi pasti mempunyai budaya dengan ciri khasnya tersendiri.

Nah salah satu provinsinya yaitu Maluku ibu kota Ambon. Warisan budaya yang dimiliki provinsi Maluku sangat menakjubkan dan dapat dimanfaatkan untuk mengetahui ilmu pengetahuan, kebudayaan, sejarah dan berdampak di bidang ekonomi serta pariwisata.

Kalau terus dijaga dan dilestarikan, maka warisan budaya seperti rumah adat baileo menarik wisatawan secara masif.

Baileo merupakan rumah adat Maluku yang bisa ditemukan di Kecamatan Saparua Kabupaten Maluku Tengah. Meskipun namanya rumah bukan berarti berfungsi sebagai rumah tinggal, namun hanya digunakan saat acara adat atau keagamaan saja.

Jenis Rumah Adat Baileo

Jenis Rumah Adat Baileo
amazonaws.com

Istilah baileo diambil dari kata Balai yang memiliki arti yaitu bangunan atau tempat pertemuan. Biasanya rumah adat ini sering digunakan untuk penyuluhan adat, ritual adat dan kegiatan keagamaan.

Setiap daerah tentu memiliki rumah adat baileo dengan arsitektur dan karakteristik yang berbeda-beda, antara lain yaitu:

1. Rumah Adat Baileo Nolloth

Rumah Nolloth
nyero.id

Rumah adat ini disebut simaloa pellamahu yang bisa dijumpai di tanah nolloth. Sampai sekarang pun rumah adat ini masih digunakan untuk tempat upacara adat. Di mana upacara tersebut dilakukan untuk menghormati leluhur.

Arsitektur bangunannya dibuat dari papan, kayu dan daun rumbia sebagai atapnya. Bangunan ini nggak menggunakan paku, namun menggunakan ikatan Gemutu (ijuk) dan pasak kayu.

Artikel Menarik:  Tantang Lidah Anda dengan Cicipi 8 Makanan Terpedas di Dunia

2. Rumah Adat Baileo Ihamahu

Rumah Adat Baileo Ihamahu
antaranews.com

Bentuk rumah adat ini mirip seperti rumah panggung yang dibuat dari kayu dan besi. Terdapat tiga pintu masuk di bagian depan dan samping dengan tangga kayu serta atap yang dibuat dari daun sagu.

Biasanya rumah adat ini didominasi warna merah dengan hiasan tiang berukir emas. Sementara itu, bagian dinding atas dan bawah dilengkapi dengan motif hias lingkaran lengkung khas Maluku.

Bahkan rumah adat ini juga mempunyai sembilan pilar yang melengkapi sembilan Soa, yaitu:

  • Soa hatulesi,
  • Jadi,
  • Soa atala,
  • Soa soulima,
  • Soa mahu,
  • Soa matalete,
  • Soa kulur,
  • Soa pia,
  • Soa siri-sori.

Baca juga: Alat Musik Idiophone

3. Rumah Haria

Rumah Haria
gramedia.net

Rumah adat khas Maluku baileo selanjutnya yaitu rumah baileo haria. Rumah adat ini disebut juga dengan Palapessy Umatoru yang artinya rumah tiga rumpun. Dilihat sekilas, bangunannya mirip seperti rumah kayu panggung dengan lantai kayu dan daun sagu sebagai atapnya.

Seluruh bangunannya tersusun rapi dan dindingnya nggak di cat. Sementara itu, cukup banyak juga pilar yang berjajar di dalam bangunan rumah adat ini. 

Keunikan Rumah Adat Baileo

Keunikan Rumah Adat Baileo
kompas.com

Rumah adat yang dimiliki Indonesia tentunya memiliki arsitektur yang sangat indah, salah satunya keunikan rumah adat baileo yang berasal dari Maluku dan Maluku Utara.

Rumah adat ini memiliki berbagai filosofi yang mencerminkan di dalamnya, bahkan terdapat berbagai macam keunikan yang dimilikinya, antara lain yaitu:

1. Atap Berbentuk Prisma

Bentuk atapnya seperti prisma segitiga dan dibuat dari daun rumbia yang dikeringkan terlebih dahulu kemudian dirajut. Jika dilihat secara jelas, arsitektur rumah adat ini berbentuk rumah panggung dengan tinggi sekitar 2 meter.

Artikel Menarik:  Tari Ronggeng, Kesenian Peninggalan Jawa Barat

2. Dinding dan Lantai Dibuat dari Papan Kayu

Keunikan selanjutnya yaitu, dinding rumah adat ini dibuat dari papan kayu yang di silang-silangkan seperti pagar. Dindingnya sengaja dibiarkan buka sendiri tujuannya untuk memudahkan roh para leluhur masuk dan keluar rumah.

Selain dinding, lantai rumah adat ini pun dibuat dari kayu. Uniknya lagi, saat kaki menginjak lantai tersebut nggak menimbulkan suara seperti lantai pada umumnya .

3.Memiliki Tiang Penyangga

Dalam Rumah adat Baileo ini terdiri dari 20 buah tiang penyangga yang dibuat dari kayu. Di mana sepuluh tiang terletak di sisi barat dan sepuluh tiang berada di bagian timur.

Setiap jumlah tersebut melengkapi marga-marga yang berada di daerah Maluku seperti 10 bagian barat yaitu Metekohy, Lawalata, Pasalbessy, Sopacua, Pemahu, Hehamahua dan Selanno.

Sedangkan 10 bagian timur yaitu Manuputty, Pasalbessy, Metekohy, Patty, Sopacua, Huliselan, Ningkelwa, Mattatula, Silahooy dan Tousalwa

4. Arsitektur Rumah Adat Baileo Terbuka

Arsitektur rumah adat ini mirip seperti rumah adat panggung dengan ketinggian mencapai 2 m. Jadi untuk masuk ke dalam rumah adat ini, harus melewati tangga berukuran 1,5 m terlebih dahulu.

Sementara itu, konsep bangunannya terbuka tanpa dinding yang mana tujuannya untuk memudahkan roh leluhur keluar masuk ke dalam rumah.

5. Dibangun Tanpa Menggunakan Paku 

Keunikan selanjutnya yang dimiliki rumah adat baileo yaitu dibangun tanpa harus menggunakan paku maupun besi.

Akan tetapi rumah adat ini dibangun menggunakan pasak kayu yang ditancapkan ke tanah yang dibuat sedikit tinggi sebagai tiangnya.

Tiang tersebut bertujuan untuk menopang keseluruhan bangunan yang setinggi sekitar 75 cm dari lantai. Nantinya, tiang tersebut dihubungkan ke dinding menggunakan teknik ikat tali ijuk.

6. Ornamen Rumah Adat Baileo Penuh Sejarah

Keunikan terakhir yang terdapat pada rumah adat baileo yaitu pahatannya sangat mencolok di sekitar rumah. Biasanya pahatan tersebut berbentuk pasangan seperti ayam, anjing, matahari, bulan, bintang berwarna-warni dan sebagainya.

Artikel Menarik:  Kerajaan Aceh: Kisah Legendaris di Tanah Rencong

Pentingnya patung ayam dan anjing menggambarkan dua ekor ayam yang berhadapan dan dua anjing yang berdampingan. Pahatan-pahatan tersebut dipercaya dapat memberikan kedamaian dan kemakmuran.

Selain itu, ornamen ini juga ditujukan untuk leluhur arwah agar dapat menyelamatkan nyawa orang Maluku. Sementara itu bulan, bintang dan matahari diukir di atap rumah dengan warna merah, kuning dan hitam.

Pahatan ornamen yang terdapat di atap rumah adat ini biasanya memiliki makna bahwa rumah adat baileo sudah siap sebagai aula yang bisa menjaga keutuhan perilaku.

Fungsi Rumah Baileo

Fungsi Rumah Baileo
kumparan.com

Baileo menjadi salah satu rumah adat utama yang sering digunakan untuk tempat berkumpulnya para warga. Dulu, rumah adat ini biasanya digunakan sebagai tempat raja dan kepala desa yang sedang beribadah.

Bahkan warga setempat juga sering mengadakan pertemuan untuk membicarakan kehidupan masyarakat dan strategi perang. Namun dengan berjalannya waktu, rumah adat ini juga tetap dijaga dan digunakan sebagai tempat berkumpul masyarakat.

Keunikan pembangunan rumah adat ini diawali dengan berbagai upacara dan berbagai ritual adat yang dilakukan. Di masa lalu diceritakan bahwa lagu rumah adat ini dibangun menggunakan tengkorak musuh-musuh Suku Huaulu.

Di mana tengkorak tersebut akan ditanam di tiang tiang-tiang bangunan rumah adat ini. Akan tetapi, ritual penggunaan tengkorak manusia tersebut tidak digunakan lagi, namun sekarang sudah dilarang menggunakan tempurung kelapa.

Bagaimana? Rumah adat baileo yang berasal dari Maluku memiliki banyak makna bukan? Bahkan keunikan dari rumah adat tersebut pun tampak megah jika dilihat dari arsitekturnya.

Bukan cuma itu saja, rumah adat ini juga memiliki banyak filosofi dan fiturnya yang memantulkan di dalamnya. Jadi apakah Anda tertarik untuk melihatnya secara langsung di Maluku sana? Terima kasih atas kunjungan Anda.