Rumah Adat Padang
seon.co.id

Yuk kenali, 3 Jenis Rumah Adat Padang Sumatera Barat

Posted on

Rumah Adat Padang – Indonesia merupakan salah satu negara yang sangat besar, yang mana terdiri dari 34 provinsi dan setiap provinsi masing-masing mempunyai rumah adat. Salah satu provinsinya yaitu Sumatera Barat.

Biasanya banyak masyarakat yang menyebutnya sebagai rumah gadang. Sebenarnya, rumah adat ini mempunyai banyak jenis dengan karakteristik yang berbeda-beda.

Menurut sejarah, bentuk atap rumah adat Padang mirip seperti tanduk kerbau. Bentuk tersebut bukan dibuat sembarangan, namun bentuknya sering dihubungkan dengan cerita rakyat “Tambo Alam Minangkabau”.

Cerita tersebut menceritakan tentang kemenangan orang Padang yang melawan orang Jawa dalam adu kerbau.

Tak hanya itu, ada juga beberapa masyarakat yang menghubungkan sejarah rumah adat ini dengan perjalanan nenek moyang dengan menggunakan perahu atau disebut lancang.

Lancang tersebut dulunya menjadi tempat tinggal nenek moyang yang sedang berlayar. Lalu bentuk perahunya ditiru oleh banyak orang dan menjadi acuan bentuk untuk membangun rumah.

Jenis Rumah Adat Padang

Jenis Rumah Adat Padang
archify.com

Sudah banyak masyarakat Indonesia yang tahu bahwa rumah adat Padang berasal Sumatera Barat.Ternyata, kota gadang ini mempunyai rumah adat lainnya seperti:

1. Rumah Adat Gadang

Rumah Adat Gadang
bramblefurniture.com

Ternyata rumah adat resmi Sumatera Barat ini nggak dapat dibangun di semua wilayah. Namun cuma bisa dibangun wilayah berstatus mahari (desa atau kelurahan).

Biasanya rumah adat ini berfungsi sebagai tempat tinggal bersama, dimana memiliki jumlah kamar tergantung dari jumlah anak perempuan dari keluarga tersebut. Kemudian perempuan yang bersuami akan mendapat kamar sendiri.

Artikel Menarik:  Mengenal Tari Sajojo yang Masih Dilestarikan Sampai Sekarang

Sedangkan, anak perempuan dan perempuan yang sudah tua pun mendapatkan kamar yang berada dapur. Untuk anak gading kandung nggak bergabung di kamar ini, namun mendapat kamar di ujung lainnya.

Rumah adat ini dibangun di atas tanah keluarga yang diwariskan kepada anak  perempuan dari keluarga tersebut. Pada bagian depan rumah ada rangkiang yaitu tempat untuk menyimpan padi.

Kemudian di sebelah kanan dan kiri ada ruang anjung, ruangan yang berfungsi saat mengadakan upacara pernikahan untuk tempat bersanding pengantin dan sering digunakan juga untuk penobatan kepala adat.

Ciri khasnya terlihat pada bentuk atap yang runcing seperti tanduk kerbau. Pada awalnya atap ini dibuat dari ijuk yang bertahan sampai 5 tahun. Dengan berjalannya waktu atap tersebut diganti dengan seng supaya bisa bertahan lebih lama.

Bentuknya persegi panjang menyamping dan memiliki 1 tangga di bagian depan. Keunikan lainnya bisa lihat dari adanya ukiran di bagian dinding, terutama bagian depan rumah.

Ukiran tersebut bermotif akar yang berbunga, berbuah, berdaun seperti tumbuhan merambat. Kemudian ada juga motif geometri yang berbentuk segitiga, segi empat dan genjang.

2. Surambi Papek

Surambi Papek
milenialjoss.com

Rumah adat ini memiliki ciri khas yaitu pintu masuknya terletak di belakang rumah, meskipun ada juga yang di depan. Pengakhiran yang terdapat di kanan dan kiri pada bangunan tersebut dinamakan Papek (Bapokok).

Untuk menemukannya, bisa datang ke daerah Koto Marapak Bukittinggi. Seiring berkembangnya waktu, bangunannya pun sudah dimodifikasi, karena banyak orang nggak terbiasa dengan pintu yang berada di belakang.

Jadi nggak heran jika banyak yang membangun rumah tersebut dengan pintu di depan. Tak hanya itu saja, desain rumah ini juga mempunyai 2 buah anak tangga. 

3. Rumah Adat Gonjong Anam Padang

Rumah Adat Gonjong Anam Padang
ceritaPadang.com

Gonjong Anam adalah salah satu rumah adat Padang yang bentuknya mirip seperti rumah gadang gajah maharam. Namun  sekarang rumah adat tersebut sudah dimodifikasi dengan penambahan ukiran-ukiran khas Minangkabau.

Artikel Menarik:  Makanan Khas Batam: Nikmati Hidangan yang Menggugah Selera!

Bahkan rumah adat ini juga lebih modern daripada rumah adat Padang lainnya. Sementara itu salangkonya menggunakan papan, bukan anyaman bambu. Untuk jendelanya dibuat lebih banyak agar pencahayaan dapat masuk ke dalam rumah.

Keunikan Rumah Adat Padang

Keunikan Rumah Adat Padang
ceritaPadang.com

Berikut ini ada beberapa keunikan yang dimiliki rumah adat tersebut, yaitu:

1. Kayu Tahan Rayap

Untuk mendirikan rumah adat nggak boleh sembarangan dalam menggunakan material. Sebab kayu yang digunakan untuk membuat jendela, dinding, lantai, pintu, dan tangga harus berkualitas seperti kayu tonggak.

Menurut kepercayaan adat, kayu tersebut harus mempunyai usia tertentu dan harus melewati proses perendaman selama beberapa tahun sebelum membangun rumah adat ini. Hal tersebut dilakukan supaya kayu tahan dari serangga seperti rayap. 

2. Lumbung Pangan Terpisah

Karena dibuat dari bahan dasar kayu, ancaman terbesar dari rumah adat Padang ini yaitu api.

Jadi rumah adat tersebut harus mempunyai solusi untuk memperkecil kerugian, yaitu caranya dengan membangun rangkiang (lumbung padi yang terpisah dari rumah utama).

Lumbung padi tersebut yaitu jaminan untuk menghadapi masa paceklik panen. Selain itu, terdapat dapur untuk memasak yang diletakkan di bagian luar rumah bagian belakang. Hal tersebut berfungsi untuk melindungi rumah dari api.

3. Berbentuk Rumah Panggung

Kalau dilihat secara sekilas, tentu saja rumah adat Padang mempunyai kesan yang mewah.

Untuk lantai rumahnya nggak langsung menyentuh tanah, namun ditopang dengan menggunakan kayu-kayu sampai bentuknya seperti panggung yang tingginya mencapai 2 m.

Bentuk panggung terbuat sengaja dibuat bukan tanpa alasan, sebab di masa lampau di kawasan Sumatera memiliki banyak binatang buas yang berkeliaran.

Jadi sebab itulah bangunan yang berbentuk rumah panggung ini dipercaya  masyarakat untuk menghindari serangan binatang buas.

Yuk baca: Alat Musik Idiophone

Artikel Menarik:  Kerajaan Salakanagara: Sejarah, Budaya, dan Keberadaannya yang Membanggakan

Ornamen Lambang Keselarasan Rumah Adat Padang

Ornamen Lambang Keselarasan Rumah Adat Padang
goodnewsfromindonesia.id

Rumah adat yang berasal dari Padang ini memiliki dinding yang terlihat sangat meriah sebab dipenuhi dengan ornamen-ornamen sebagai dekorasi.

Bukan cuma ukiran saja, beberapa rumah adat yang besar pun sering menampilkan ornamen warna-warni sehingga terlihat mewah dan megah. Bentuk ukiran yang terdapat pada ornamen dinding rumah adat ini melambangkan flora dan fauna.

Motif tersebut tentu saja mempunyai filosofi tersendiri yang menandakan bahwa masyarakat Padang hidup dengan alam di sekitarnya seperti tumbuhan dan hewan.

Fungsi Ruangan di dalam Rumah Gadang

Fungsi Ruangan di dalam Rumah Gadang
blogspot.com

Di dalam rumah adat ini pastinya ada beberapa bagian yang masing-masing mempunyai fungsi dan ciri khasnya tersendiri. Untuk lebih jelasnya simak ulasan berikut ini!

1. Kolong Rumah

Kolong rumah adalah salah satu bagian rumah yang berada di bagian bawah rumah. Biasanya kolong tersebut berfungsi sebagai tempat diadakannya berbagai aktivitas. Contohnya seperti kandang hewan ternak, upacara perkawinan, anak-anak bermain dan lain sebagainya.

2. Ruang Tamu

Sama seperti namanya yang berfungsi untuk menyambut tamu yang datang ke rumah. Ruang tamu dalam rumah adat Sumatera Barat tersebut menunjukkan keramahtamahan terhadap tamu dan persiapan dalam menerima tamu.

3. Ruang Keluarga

Ruang ini sering digunakan untuk bersantai bersama keluarga. Di sepanjang ruangan tersebut terdapat beberapa jendela fungsinya supaya sinar matahari masuk.

Selain itu, ruangan ini juga bisa digunakan untuk upacara adat, keagamaan, upacara kematian dan lain sebagainya. Di ruang ini juga terdapat lubang sekitar 10 cm fungsinya sebagai tempat mengalirnya air ke kolong saat memandikan jenazah.

4. Kamar Tidur

Kamar tidur berfungsi untuk untuk tidur perempuan. Untuk anak perempuan yang sudah menikah pastinya akan mendapatkan kamar tidur bersama suaminya. Kemudian untuk laki-laki yang belum menikah bisa tidur di surau.

Nggak bisa dipungkiri lagi bahwa rumah adat Padang, Sumatera Barat sangat mudah untuk dikenali sebab bentuknya yang khas dan unik. Dimana setiap ujung atap runcing seperti tanduk kerbau dan melengkung turun di bagian tengah.