Senjata Tradisional Jawa Barat
99.co

10 Senjata Tradisional Jawa Barat Yang Tetap Eksis Hingga Saat Ini

559 View

Setiap daerah sudah pasti memiliki ciri khasnya sendiri seperti baju adat, rumah adat sampai senjata khas masing-masing.

Jawa Barat adalah salah satu provinsi di Indonesia yang terkenal akan kebudayaan daerah, salah satunya adalah senjata tradisional Jawa Barat yang masih eksis hingga saat ini.

Senjata tradisional Jawa Barat mencerminkan budaya dan adat istiadat untuk memudahkan pekerjaan seperti berkebun, berladang, berburu dan untuk berlindung dari serangan musuh.

Senjata tradisional ini memiliki jenis dan keunikannya masing-masing serta tampilannya juga terkesan sederhana.

10 Senjata Tradisional Jawa Barat

Berikut ini adalah berbagai senjata tradisional Jawa Barat

1. Kujang

Kujang
kemdikbud.go.id

Kujang adalah senjata yang sangat populer di Tanah Sunda. Kujang berasal dari bahasa Sunda Kuno, yaitu kudi yang artinya senjata yang memiliki kekuatan gaib atau jimat.

Senjata tradisional ini sangat unik karena karena memiliki bentuk yang mirip seperti peta Jawa Barat, dan memiliki dua ujung yang tajam dan lancip. Ciri khas lainnya adalah terdapat lubang di bagian punggungnya.

Kujang juga digunakan untuk memotong tanaman perdu yang tumbuh pada lahan yang akan ditanami padi untuk menyiangi rumput. Namun saat ini senjata ini sering dipakai masyarakat Sunda sebagai aksesoris pajangan dinding.

Senjata kujang memiliki 4 bagian utama, yaitu papatuk, tadah, silih atau tubuh senjata yang melengkung dan mata atau lubang pada senjata. Selain itu, senjata ini memiliki ukuran sekitar 20 sampai 25 cm.

2. Gacok

Gacok Senjata Tradisional Jawa Barat

Dalam bahasa Sunda, gacok artinya adalah cangkul garpu. Senjata tradisional ini bentuknya sangat runcing seperti garpu besar.

Biasanya alat ini sering digunakan untuk pertanian dan peternakan yang dipakai untuk mengumpulkan rumput kering, membersihkan kandang, jemuran dan mencangkul tanah.

Artikel Menarik:  Ini Dia 5 Negara Terbesar di Dunia Berdasarkan Luas Wilayah

Senjata ini adalah senjata yang cukup populer di kalangan petani. Alatnya juga ringan, hemat energi dan mudah untuk dipakai.

3. Bedog atau Golok

Bedog atau Golok
koropak.co.id

Bedog adalah salah satu senjata tradisional Jawa Barat yang bentuknya hampir sama dengan pisau, namun memiliki ukuran yang sangat besar sekitar 30 sampai 40 cm.

Senjata bedog ini memiliki 2 jenis, yaitu bedog gawe atau perkakas untuk rumah tangga seperti pertanian. Bedog soren atau ahli yang sering dipakai sebagai pola petarung atau jagoan dalam pencak silat dan jawara.

Senjata ini memiliki fungsi yaitu bisa digunakan sebagai objek koleksi dan bisa juga memberikan kehidupan bagi masyarakat, misalnya digunakan untuk menebang pohon, memotong, untuk berkebun dan menyembelih hewan ternak.

Selain itu, senjata tradisional ini juga dikenal dengan namanya yang bertujuan untuk menghilangkan efek seram dari senjata bedog. Nama lainnya adalah “Salam Tunggal” yang artinya kamu harus memastikan keselamatan dengan mengabdikan diri kepada Yang Maha Kuasa.

4. Balincong

Balincong Senjata Tradisional Jawa Barat
hidupsimpel.com

Senjata Balincong memiliki ciri khas dan bentuk yang hampir mirip dengan kapak dengan dua sisi tajam. Ujungnya ada yang lancip dan ada juga yang pipih dengan arah yang berlawanan.

Walaupun bentuknya seperti kapak, tapi senjata ini memiliki dua mata yang tajam dan tipis. Senjata ini memiliki fungsi sebagai alat pemecah batu dan untuk menggali tanah.

5. Arit

Arit Senjata Tradisional Jawa Barat
perpustakaan.id

Arit adalah senjata yang masih eksis hingga saat ini. Senjata ini bentuknya seperti bulan sabit dengan beberapa fungsi yang dipakai untuk mencari rumput, memotong, mengambil pakan ternak dan lainnya.

Di sejumlah daerah juga masih banyak ditemukan jenis senjata ini, misalnya di Madura yang sering disebut clurit atau senjata tradisional Betawi disebut dengan sabit.

Artikel Menarik:  11 Alat Musik Ritmis Terpopuler dan Cara Memainkannya

6. Patik

Patik adalah senjata tradisional Jawa Barat yang artinya adalah kapak. Kalau di zaman nenek moyang orang Sunda dulu senjata ini digunakan sebagai alat ekspansi.

Ekspansi maksudnya adalah membuka areal baru dengan membuka hutan. Bukan hanya itu saja, pemakaian kapak ini juga tetap eksis hingga saat ini sebagai alat untuk mencari kayu bakar atau melakukan pekerjaan berat.

Patik terbuat dari besi yang memiliki ujung yang kuat dan tajam dengan panjang sekitar 30 sampai 35 cm.

Di ujung senjata ini terdapat bilah yang panjangnya kira-kira 10 cm dan tebalnya 4 cm. Keunggulan senjata ini adalah kekuatannya. Itulah sebabnya, senjata ini sangat berat, namun sangat efisien untuk mendukung pekerjaan masyarakat di bidang kehutanan dan pertanian.

Senjata patik juga sangat populer di kalangan orang Sunda. Karena para petaninya selalu memburu kayu di wilayah pedesaan.

7. Baliung

Baliung Senjata Tradisional Jawa Barat

Baliung adalah senjata tradisional Jawa Barat yang memiliki bentuk seperti kapak modern. Biasanya senjata ini dipakai untuk menebang pohon besar. Senjata ini memiliki panjang sekitar 30 sampai 35 cm.

Gagangnya terlihat sangat tebal dan berat, karena tingkat tekanan dan gaya potong yang tinggi. Selain itu, baliung juga memiliki sisi dan ketebalan yang tajam, sehingga bisa menggores kulit pohon yang keras.

8. Bajra dan Gada

Bajra dan Gada
gstatic.com

Bajra dan gada adalah senjata tradisional yang digunakan pada zaman pra kemerdekaan sebagai alat tempur perlawanan untuk mengusir para penjajah. Senjata ini memiliki bentuk yang diayun dan dipukul.

Biasanya senjata ini memiliki paku di kedua ujungnya dan masih tetap eksis sampai saat ini. Dalam pertarungan tangan kosong, musuh yang diserang memakai senjata ini akan mengalami pendarahan yang mematikan dan menderita luka.

Senjata ini sangat populer di zaman dahulu karena bahan yang digunakan sangat sederhana. Senjata ini terbuat dari bahan keras seperti besi dan kayu jati. Tapi, seiring dengan perkembangan zaman senjata ini hanya bisa ditemukan di beberapa museum.

Artikel Menarik:  11 Aneka Senjata Tradisional Bali yang Menarik Dan Kegunaannya

9. Congkrang

Congkrang
shopee.co

Congkrang adalah alat pertanian yang sering dipakai untuk memotong, mencabut rumput liar sampai membersihkan area semak-semak. Bukan untuk dipakai untuk bertempur.

Senjata congkrang ini juga sering dibawa-bawa oleh para petani untuk membabat rumput kecil dan tumbuhan liar di persawahan dan kebun. Senjata ini juga memiliki keistimewaan yaitu bisa mengikis rumput sampai ke akar-akarnya.

Kalau diperhatikan senjata ini hampir mirip seperti cangkul, namun ukurannya lebih kecil sehingga mudah untuk digenggam. Senjata tradisional ini sudah sudah lama ada dan menjadi alat berkebun yang tetap eksis sampai saat ini.

10. Sulimat

Sulimat
sweetesthome.com

Sulimat adalah senjata tradisional Jawa Barat yang diperuntukan untuk bekerja di sektor perkebunan seperti industri kelapa. Biasanya senjata ini dipakai untuk merobek atau mengelupas kulit kelapa.

Selain itu, senjata ini juga memiliki dua sisi, yaitu bidang horizontal dan bidang vertikal. Pada bidang horizontal di dorong ke tanah untuk bertindak sebagai kaki atau alas dan bidang vertikal bergerak ke kanan.

Karena sisinya dipakai untuk memisahkan buah kelapa dan seratnya. Senjata ini jarang ditemukan, tapi manfaatnya sangat membantu dalam proses pembuatan batok kelapa dan bekerja lebih cepat.

Mengupas kelapa lebih efisien kalau memakai sulimat. Bahan yang dipakai untuk membuat sulimat disambung dengan besi untuk membuat kedua sisi senjata.

Tapi, seiring dengan berkembangnya waktu, senjata semakin langka ditemukan dan menjadi salah satu senjata tradisional Sunda yang paling canggih.

Demikianlah mengenai 10 senjata tradisional Jawa Barat yang tetap eksis hingga saat ini. Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa menambah wawasan mengetahui senjata tradisional Jawa Barat.