Tari Aceh
goodnewsfromindonesia.id

Mengenal 6 Tari Aceh atau Dikenal Dengan Serambi Mekah

Indonesia mempunyai berbagai jenis tari di setiap daerahnya. Nah salah satu daerah yang memiliki tari tradisional yang unik yaitu Aceh. Tarian Aceh sudah berkembang secara turun temurun dan sudah menjadi identitas budaya bagi masyarakat.

Kebanyakan orang hanya mengetahui tari sama aja yang berasal dari Aceh, padahal masih banyak jenis lainnya yang mempunyai ciri khas tersendiri. Lantas, apa saja sih jenis-jenis tarian tradisional aceh tersebut? Mari simak ulasan berikut!

Apa Saja Tarian yang Paling Terkenal di Aceh?

Apa Saja Tarian yang Paling Terkenal di Aceh
rappler.com

Indonesia mempunyai budaya yang sangat banyak, hampir sebagian wilayah memiliki ciri khas tersendiri.

Nah begitu juga dengan di Aceh yang mempunyai berbagai jenis budaya, seperti tari tradisional. Adapun tari yang paling populer di Aceh, yaitu:

1. Tari Saman Aceh

Tari Saman Aceh
blogspot.com

Tari saman salah satu tarian tradisional Aceh yang paling terkenal sampai ke mancanegara. Nggak heran jika masuk dalam warisan budaya Indonesia.

Tari ini terbilang unik, sebab gerakan dan tepukan nya sangat cepat dan dinamis serta diiringi dengan syair tertentu.

Selain itu, tari ini mempunyai nilai filosofi mengenai agama, kepahlawanan, persaudaraan dan mempererat sejarah masyarakat Suku Gayo di Aceh.

2. Tari Laweut

Laweut
ytimg.com

Namanya, diambil dari kata shalawat yang ditujukan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW. Tarian ini berfungsi sebagai media dakwah yang memberikan pengetahuan tentang agama Islam.

Artikel Menarik:  6 Jenis Tari Banten yang Kerap Dipentaskan di Berbagai Acara

Selain diiringi dengan syair shalawat Nabi, tari ini juga diiringi dengan suara yang berasal dari badan penari sendiri, misalnya:

  • Tepukan dada
  • Norma dan sopan santun jari
  • Tepukan tangan
  • Hentakan kaki
  • Vokal syahi yang menyanyikan syair

Suara-suara tersebut mengandung makna tersendiri tentang keimanan, pembangunan, kemasyarakatan, kebanggaan dan sebagainya.

Baca juga: Rumah Adat Nias

3. Tari Seudati Aceh

Seudati
kompas.com

Tari ini berasal dari bahasa Arab ‘syahadat’ yang berarti pengakuan kepada tuhan, bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad utusan Allah. Namun Ada juga yang mengatakan seudati berasal dari kata ‘seurasi’ artinya harmonis dan kompak.

Sejarah tari ini menceritakan berbagai jenis masalah yang terjadi supaya masyarakat Aceh tahu gimana cara menyelesaikannya bersama-sama. Biasanya, tari ini dibawakan oleh 8 orang penari dan 2 orang syahid perannya sebagai vokalis.

Keunikan lainnya yaitu dibawakan tanpa iringan alat musik, namun diiringi dengan lantunan syair dari Aneuk syahi.

4. Tari Malelang

Tari Malelang
wikimedia.org

Tarian malelang berasal dari Desa Padang, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Selatan. Biasanya dibawakan oleh 10-12 penari wanita dewasa. Posisinya melingkar dengan gerakan maju ke depan, tengah dan keluar.

Tari ini dimainkan saat upacara tertentu seperti perkawinan, sunat rasul dan melepas nazar. Dimana tarian ini berfungsi sebagai hiburan, media pengajaran dan nasihat melalui syair-syair yang diucapkan penari.

5. Tari Tarek Pukat

Tari Tarek Pukat
acehprov.go.id

Tarek pukat adalah salah satu tarian bentuk apresiasi terhadap budaya dan tradisi masyarakat Aceh pesisir. Dimana menggambarkan kesatuan dan semangat melalui perilaku gotong royong, bekerja sama dan tolong menolong.

Tarian ini dibawakan secara berkelompok oleh 7 atau lebih penari perempuan dan 4-5 penari laki-laki. Saat sedang tampil, biasanya diawali dengan gerakan menari dalam posisi duduk sambil menepuk dada.

Artikel Menarik:  Kenali Tari Beksan Wireng Solo yang Melambangkan Kekuatan

Kemudian diiringi dengan syair dan musik khas Aceh. Sementara itu, ada antraksi yang paling banyak ditunggu penonton, yaitu saat penari merangkai tali yang dibawanya menjadi sebuah jaring atau jala.

Penari laki-lakinya akan mengiringi gerakan menjalin tali dengan berdiri di belakang sambil menarik dengan gerakan menangkap ikan dan mendayung perahu.

6. Tari Didong Aceh

Didong
gontor.ac.id

Tari Aceh selanjutnya yaitu tari didong atau sebuah kesenian rakyat Gayo yang perpaduan dengan unsur tari, vokal dan sastra.

Tarian ini berfungsi sebagai sarana hiburan bagi tentara Jepang yang menduduki tanah Gayo. Masyarakat Gayo menyebarkan tari ini bukan terpaku pada hal-hal religius dan adat-istiadat saja.

Namun, permasalahan sosial yang bernada protes kepada penjajah Jepang.

Dulu, seragam penari ini dibedakan melalui warna dan memiliki arti yang berbeda-beda, seperti:

  • Warna Kuning berarti “Raja”
  • Warna hitam “Rakyat”
  • Warna merah “ Petuah ”
  • Warna putih “Imam”

Apa Saja Keunikan dari Tari Aceh?

 Keunikan
bergaya.id

Sangat banyak keunikan dari tari tradisional Aceh, misalnya nggak membutuhkan alat musik sebagai pengiringnya. Namun iringan musiknya dihasilkan dari nyanyian para penari dan suara tepukan saat menari.

Keunikan lainnya, memiliki bentuk formasi yang unik dan jumlah penarinya harus ganjil. Setiap penari akan dituntut untuk kompak dan harmonis sebab setiap gerakan satu dengan yang lain saling berhubungan.

Jadi penari harus fokus saat melakukan gerakan, apalagi jika sambil melantunkan syair lagunya.

Tari Aceh Berfungsi Untuk Apa Sih?

Tari Aceh Berfungsi Untuk Apa Sih
blogspot.com

Pada umumnya, tari yang berasal dari aceh biasanya berfungsi sebagai sarana hiburan, berbagai upacara dan perlombaan. Hal ini karena, bukan cuma dipentaskan di Aceh saja, namun juga daerah lain.

Nggak heran jika banyak festival tari yang mengikutsertakan tari Aceh sebagai kategori perlombaan.

Artikel Menarik:  5 Rumah Adat Sumatera Selatan yang Mirip Rumah Panggung

Jadi intinya, semua tari Aceh berfungsi untuk mengenalkan budaya Indonesia pada ranah global atau sebagai magnet yang dapat mendatangkan wisatawan ke Aceh.

Bahkan, keindahan tari ini sangat populer di Indonesia dan sudah mendunia. Tari saman juga berguna sebagai media dakwah Islam karena pada tarian ini terkandung syair-syair dengan nilai kebaikan.

Sampai sekarang tarian aceh masih eksis, bahkan menjadi warisan budaya indonesia yang diakui oleh UNESCO. Sangat hebat bukan? Oleh sebab itu, penting sekali untuk mengapresiasi atau melestarikan tari tradisional indonesia supaya terus berkembang.