Tari Driasmara
kemlu.go.id

Inilah Tari Driasmara yang Dilestarikan Sampai Sekarang

Posted on

Tari merupakan strategi promosi seni budaya indonesia yang mendorong orang asing untuk tertarik berkunjung ke Indonesia. Salah satunya tari driasmara atau tari pasihan yang berada di surakarta, Jawa tengah. Gerak tari yang gemulai dan elegan membuat tarian ini sangat menarik untuk ditonton.

Apalagi filosofi nya membawa kisah  asmara. Namun apa sebenarnya tarian ini? Gimana sejarah serta penciptanya? Simak ulasan berikut untuk mendapatkan jawabannya.

Gimana Sejarah Tari Driasmara?

Gimana Sejarah Tari Driasmara
ytimg.com

Tari driasmara adalah salah satu tari tradisional asal surakarta yang menceritakan tentang kisah asmara antara Panji Asmoro Bnagun dan Dewi Sekartaji  yang manis dan halus.

Pada tahun 1976, tarian ini diciptakan oleh Sunarno Purwolelono yang menggambarkan dua sejoli yang sedang jatuh cinta. Oleh karena itulah, driasmara menjadi tari pasangan yang dilakukan oleh seorang laki-laki maupun perempuan.

Tarian ini nantinya ditampilkan dengan begitu elok sambil mengikuti musik yang indah khas Jawa Tengah.

Pada tahun 1980, tarian ini mengalami perubahan yang dilakukan beberapa tokoh yang ada di surakarta. Dimana tarian ini sudah mulai berkembang sebagai bentuk hiburan masyarakat, bentuk adat dan lain sebagainya.

Apa Saja Keunikan Tari driasmara?

Apa Saja Keunikan Tari driasmara
kompas.com

Tarian ini memiliki perpaduan kisah tari dan irama yang indah. Dimana tarian ini juga memiliki keunikan di setiap sisi penampilannya.

Hal tersebut membuat banyak digemari oleh masyarakat luas. Adapun keunikan yang terdapat pada tarian ini, yaitu:

1. Busana

Ciri khas budaya ini identik dengan kain batik yang tampak elok. Kain tersebut menjadi serpihan dari pakaian yang digunakan penari perempuan dan laki-laki.

Artikel Menarik:  Harus Cicipi! 10 Jenis Makanan Paling Enak dan Lezat di Indonesia

Dengan adanya ekstra, beberapa aksesoris khas budaya ini dapat menambah kesan akun di setiap performa penarinya.

2. Gerakan

Gerakan yang luwes dan elok pun dapat membuat penari menyajikan performa yang  luar biasa. Bahkan adanya penggunaan unsur tari ini bisa menciptakan gerakan yang indah dalam pementasannya.

3. Iringan Musik

Setiap tarian seperti tari Dayak tentu identik dengan berbagai iringan musik, nah begitu juga dengan tari driasmara. Namun tarian ini menggunakan gending-gending Jawa sebagai iringan musiknya.

Unsur Gerakan dalam Tari Driasmara

Unsur Gerakan dalam Tarian Driasmara
staticflickr.com

Tentu saja dalam gerak tari ini menjadi salah satu faktor utama yang membuat tarian tampak lebih indah saat ditonton. Di awal pementasan penonton akan diperlihatkan gerakan-gerakan anggun yang ditampilkan penari wanita.

Gerakannya menjadi pembuka yang begitu memukau dalam tarian tersebut. Setelah itu, akan muncul penari pria yang berperan sebagai Panji Asmoro Bangun.

Disinilah awal mula gerakan tarian berpasangan dilakukan dengan luwes, gemulai, tenang dan elok. Kemudian apa saja sis unsur dari gerakan tarian ini? Yuk simaklah penjelasan dibawah ini! 

1. Unsur Wiraga

Unsur wiraga adalah salah satu peran penting dalam gerakannya. Nantinya penari akan melakukan gerakan yang luwes dan elok dengan menggunakan semua bagian tubuhnya.

Mulai dari mata, mulut, tangan, kepala, leher, jari-jari kaki dan tangan serta gerakan tubuh lainnya. Dengan unsur ini, setiap gerakan menjadi kesatuan gerak tari yang indah dalam pertunjukannya.

2. Unsur Wirama

Unsur selanjutnya yang digunakan tarian ini yaitu unsur wirama. Nantinya penari melakukan gerakan yang berirama sehingga menciptakan gerakan yang sangat unik dan indah.

Penggunaan unsur ini berfungsi untuk mengatur tempo yang disesuaikan dengan irama yang tepat. Pada dasarnya unsur ini dibagi menjadi menjadi dua, yakni:

  • Wirama Tandak, wirama ini sering dipakai untuk melakukan gerakan luwes serta ketukan sesuai birama yang dilakukan secara berulang-ulang.
  • Wirama Bebas, konsepnya berbeda dengan wirama tandak, sebab wirama ini ketukannya nggak dilakukan secara berulang.
Artikel Menarik:  Kerajaan Champa: Sejarah dan Budaya yang Menawan

3. Unsur Wirasa

Unsur wirasa berperan penting di setiap gerakannya, namun disesuaikan juga dengan ketukan dan irama penari. Adanya ekspresi yang sesuai dengan alur tarian bisa membuat tarian tampil lebih maksimal.

Adanya unsur ini, penjiwaan penari nantinya bisa dilakukan dengan maksimal. Mulai dari ekspresi gembira, sedih, senang dan berbagai ekspresi lainnya.

Nah itu ulasan tentang tari driasmara yang mempunyai ciri khas alur cerita tari yang sangat menarik. Dengan menyampaikan kasih sayang yang tulus melalui gerakannya bisa membuat tarian ini mempunyai daya tarik tersendiri bagi masyarakat luas.