kerajaan dharmasraya
freepik.com

Kerajaan Dharmasraya: Kisah dan Sejarahnya

Posted on

Kerajaan Dharmasraya adalah sebuah kerajaan pulau Sumatera, Indonesia yang berdiri sekitar abad ke-7 dan berakhir pada abad ke-14.

Kerajaan ini juga dikenal sebagai salah satu kerajaan Melayu tertua di Indonesia. Sejarah dan kebudayaan kerajaan ini masih menjadi topik yang menarik untuk diteliti.

Asal Usul Nama Kerajaan Dharmasraya

Nama “Dharmasraya” berasal dari bahasa Sanskerta yang artinya “tempat perlindungan agama”. Nama ini menunjukkan bahwa kerajaan ini didirikan sebagai tempat suci bagi agama Hindu-Buddha pada saat itu.

Lokasi dan Wilayah

Dharmasraya terletak di sebelah barat daya Sumatera, tepatnya di Provinsi Sumatera Barat. Wilayahnya mencakup daerah yang sekarang dikenal sebagai Kabupaten Dharmasraya, Solok Selatan, dan Sijunjung.

Wilayah kerajaan ini juga meliputi bagian dari Sungai Batanghari, Sungai Kuantan, dan Sungai Kampar.

Budaya dan Kebiasaan Kerajinan Dharmasraya

Kerajaan ini dikenal sebagai salah satu pusat kebudayaan Melayu kuno di Indonesia. Bahkan memiliki beragam seni dan budaya yang dipengaruhi oleh agama Hindu-Buddha.

Beberapa contoh seni dan budaya yang dikembangkan oleh kerajaan ini antara lain tari-tarian, musik, dan arsitektur.

Kehidupan Masyarakat

Masyarakat kerajaan ini umumnya terdiri dari para petani, nelayan, dan pengrajin. Sebagian besar masyarakat ini hidup di daerah-daerah yang subur di sekitar Sungai Batanghari dan Sungai Kuantan.

Kehidupan masyarakatnya pun sangat dipengaruhi oleh agama Hindu-Buddha.

Artikel Menarik:  Sejarah Tari Payung: Fungsi, Pola lantai Serta Filosofi yang Dimilikinya

Pemerintahan

Kerajaan Dharmasraya memiliki sistem pemerintahan yang terpusat di sekitar raja. Raja merupakan pemimpin tertinggi dan dianggap sebagai perwujudan dari dewa.

Selain itu, kerajaan ini juga memiliki sistem keamanan dan pertahanan yang terorganisir dengan baik.

Ekonomi dan Perdagangan

Kerajaan Dharmasraya memiliki ekonomi yang maju pada masanya. Masyarakat kerajaan ini terampil dalam pertanian, peternakan, dan kerajinan tangan.

Selain itu, kerajaan ini juga terkenal sebagai pusat perdagangan rempah-rempah dan emas.

Agama dan Kebijakan

Agama Hindu-Buddha merupakan agama yang dominan di kerajaan Dharmasraya pada masanya. Raja dan pemerintah kerajaan ini memiliki kebijakan yang sangat menghormati agama ini.

Salah satu contoh kebijakan yang dilakukan oleh kerajaan ini adalah mendirikan banyak kuil dan candi sebagai tempat suci bagi umat Hindu-Buddha.

Perkembangan Kerajaan Dharmasraya

Kerajaan Dharmasraya terus berkembang dan menjadi salah satu kerajaan terkuat di wilayah Melayu pada masanya.

Namun, pada akhir abad ke-14, kerajaan ini mulai mengalami kemunduran akibat serangan dari kerajaan-kerajaan tetangga seperti Majapahit dan Malaka.

Keruntuhan Kerajaan Dharmasraya

Pada abad ke-14, kerajaan ini mengalami krisis yang membuatnya mulai melemah.

Krisis ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti peperangan dengan kerajaan tetangga, bencana alam, dan kemiskinan yang melanda masyarakat. Pada akhirnya, kerajaan ini pun mengalami kehancuran.

Penemuan Prasasti Kedukan Bukit

Pada tahun 1920, seorang arkeolog bernama J.G. de Casparis menemukan sebuah prasasti yang dikenal sebagai Prasasti Kedukan Bukit.

Prasasti ini ditulis dalam bahasa Sanskerta dan menunjukkan bahwa Kerajaan Dharmasraya pernah memiliki pengaruh yang besar di wilayah Melayu.

Peran Kerajaan Dharmasraya dalam Sejarah Indonesia

Kerajaan ini memiliki peran yang penting dalam sejarah Indonesia. Selain sebagai pusat kebudayaan dan perdagangan, kerajaan ini juga menjadi tempat penyebaran agama Hindu-Buddha di wilayah Melayu.

Artikel Menarik:  Kerajaan Jenggala: Sejarah, Budaya Serta Peninggalannya

Warisan sejarah dan budaya dari kerajaan ini masih bisa ditemukan hingga saat ini.

Peninggalan Budaya Kerajaan Dharmasraya

Beberapa peninggalan budaya dari Kerajaan Dharmasraya yang masih bisa ditemukan hingga saat ini antara lain candi dan prasasti.

Contoh candi yang terkenal adalah Candi Muaro Jambi yang merupakan salah satu candi terbesar di Indonesia. Sementara itu, Prasasti Kedukan Bukit menjadi salah satu prasasti penting dalam sejarah Indonesia.

Peran Arkeologi dalam Menjaga Warisan Sejarah dan Budaya

Arkeologi menjadi salah satu disiplin ilmu yang penting dalam menjaga warisan sejarah dan budaya dari Kerajaan Dharmasraya.

Penemuan-penemuan arkeologis seperti candi dan prasasti menjadi bukti keberadaan kerajaan ini di masa lalu. Oleh karena itu, menjaga dan melestarikan peninggalan budaya harus menjadi perhatian bersama.

Kesimpulan

Kerajaan Dharmasraya merupakan sebuah kerajaan yang kaya akan sejarah dan budaya. Kerajaan ini memiliki peran penting dalam sejarah Indonesia dan wilayah Melayu pada masa lalu.

Penemuan-penemuan arkeologis seperti candi dan prasasti menjadi bukti keberadaan kerajaan ini dan menjadi peninggalan berharga yang harus dijaga dan dilestarikan untuk generasi selanjutnya.

Dengan mempelajari sejarah dan budayanya kita dapat lebih memahami perkembangan peradaban manusia di wilayah Melayu dan Indonesia.