Kerajaan Kediri
pixabay.com

Kerajaan Kediri: Kisah Legenda dari Jawa Timur

Posted on

Sejarah Kerajaan Kediri

Kerajaan Kediri adalah salah satu kerajaan di Jawa Timur yang pernah berjaya pada abad ke-11 hingga ke-13 Masehi. Kerajaan ini didirikan oleh Sri Jayabaya, seorang pahlawan legendaris yang terkenal dalam cerita rakyat Jawa.

Menurut catatan sejarah, Sri Jayabaya mendirikan Kerajaan Kediri pada tahun 1042 Masehi. Pada masa pemerintahannya, Kerajaan Kediri menjadi pusat kebudayaan dan perdagangan yang sangat penting di Asia Tenggara.

Kejayaan Kerajaan Kediri

Salah satu faktor yang membuat Kerajaan Kediri begitu berjaya adalah lokasinya yang strategis. Terletak di antara dua sungai besar, yakni Sungai Brantas dan Sungai Solo, membuat Kerajaan Kediri menjadi pusat perdagangan yang sangat penting.

Selain itu, Kerajaan Kediri juga memiliki kekuatan militer yang tangguh. Pasukan Kediri dikenal sebagai pasukan yang terlatih dan disiplin, sehingga mampu mengalahkan pasukan dari kerajaan-kerajaan lain di Jawa.

Tak hanya itu, Kerajaan Kediri juga dikenal sebagai pusat kebudayaan yang maju. Pada masa pemerintahan Sri Jayabaya, Kerajaan Kediri mengalami perkembangan pesat dalam bidang seni, sastra, dan arsitektur.

Bangunan Bersejarah di Kerajaan Kediri

Salah satu bangunan bersejarah yang masih ada hingga saat ini adalah Candi Tikus. Candi ini diperkirakan dibangun pada masa pemerintahan Raja Kertajaya, penerus Sri Jayabaya.

Candi Tikus memiliki bentuk unik yang menyerupai lubang tikus. Bangunan ini dulunya dipercaya sebagai tempat untuk beribadah dan menghormati leluhur.

Selain Candi Tikus, masih banyak bangunan bersejarah lainnya di Kerajaan Kediri seperti Candi Jawi, Candi Penataran, dan Candi Jago.

Artikel Menarik:  Kerajaan Bali: Sejarah, Budaya, dan Keindahan Alam

Kejatuhan Kerajaan Kediri

Kejatuhan Kerajaan Kediri terjadi pada tahun 1222 Masehi, saat Raja Jayakatwang dari Kerajaan Gelang-Gelang melakukan pemberontakan terhadap Kerajaan Kediri.

Meskipun pasukan Kerajaan Kediri berhasil mengalahkan pasukan Gelang-Gelang, namun pemberontakan ini membuka jalan bagi serangan-serangan dari kerajaan-kerajaan tetangga.

Akhirnya, pada tahun 1292 Masehi, Kerajaan Kediri akhirnya jatuh ke tangan Kerajaan Majapahit.

Penemuan Prasasti Kedukan Bukit

Pada tahun 1920, seorang petani di daerah Kedukan Bukit, Sumatera Selatan, menemukan sebuah prasasti kuno yang dikenal sebagai Prasasti Kedukan Bukit. Prasasti ini ternyata berasal dari Kerajaan Kediri dan berisi tentang sejarah Kerajaan Kediri dan kepercayaan masyarakat Jawa kuno.

Prasasti Kedukan Bukit menjadi bukti sejarah yang sangat penting untuk memahami kebudayaan dan sejarah Jawa pada masa lampau.

Warisan Budaya Kerajaan Kediri

Meskipun Kerajaan Kediri sudah tidak ada lagi, namun warisan budayanya masih dapat ditemukan hingga saat ini. Salah satu warisan budaya yang terkenal adalah tari topeng Kediri.

Tari topeng Kediri berasal dari zaman Kerajaan Kediri dan menjadi salah satu tari tradisional yang populer di Jawa Timur hingga saat ini.

Selain itu, seni ukir kayu dan batik juga merupakan warisan budaya dari Kerajaan Kediri yang masih terus dilestarikan oleh masyarakat Jawa Timur.

Legenda Jayabaya

Sejak dahulu kala, nama Jayabaya sudah dikenal sebagai sosok pahlawan dan raja yang hebat. Menurut legenda, Jayabaya memiliki kemampuan meramal masa depan dan memimpin Kerajaan Kediri dengan bijaksana.

Legenda Jayabaya menjadi bagian dari budaya populer Jawa, terutama dalam cerita rakyat dan sastra Jawa seperti Serat Centhini dan Serat Darmogandul.

Pentingnya Mempelajari Sejarah Kerajaan Kediri

Mempelajari sejarah Kerajaan Kediri memiliki banyak manfaat, terutama dalam memahami perkembangan sejarah dan kebudayaan di Jawa Timur.

Artikel Menarik:  Mengulik Keunikan dan 4 Rumah Adat Batak Sumatera Utara¬†

Selain itu, pengetahuan tentang Kerajaan Kediri juga dapat memberikan inspirasi dalam bidang seni, sastra, dan arsitektur. Misalnya, desain bangunan Candi Tikus yang unik dapat dijadikan inspirasi dalam desain arsitektur modern.

Kesimpulan

Kerajaan Kediri adalah salah satu kerajaan terbesar di Jawa Timur pada masa lampau. Kejayaan Kerajaan Kediri terlihat dari kekuatan militer yang tangguh, lokasi yang strategis, dan perkembangan pesat dalam bidang kebudayaan.

Meskipun Kerajaan Kediri sudah tidak ada lagi, namun warisan budayanya masih terus dilestarikan oleh masyarakat Jawa Timur hingga saat ini.

Mempelajari sejarah Kerajaan Kediri memiliki banyak manfaat dan penting untuk memahami perkembangan sejarah dan kebudayaan di Jawa Timur. Terlebih lagi, pengetahuan tentang Kerajaan Kediri juga dapat memberikan inspirasi dalam berbagai bidang, seperti seni, sastra, dan arsitektur.