kerajaan mataram
freepik.com

Kerajaan Mataram: Jejak Sejarah yang Tersisa di Tanah Jawa

Posted on

Indonesia kaya akan sejarah dan budaya, salah satunya adalah Kerajaan Mataram. Kerajaan yang berada di Pulau Jawa ini menjadi kerajaan yang kuat dan menjadi pusat kebudayaan. Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang sejarah dan budaya Kerajaan Mataram.

Sejarah Kerajaan Mataram

Kerajaan Mataram pertama kali muncul pada abad ke-8 Masehi, tepatnya pada masa pemerintahan Raja Sanjaya. Kerajaan ini berpusat di daerah Jawa Tengah dan menjadi salah satu kerajaan terbesar di Indonesia pada masa itu. Namun, pada abad ke-10 Masehi, Kerajaan Mataram mengalami kemunduran akibat serangan dari Kerajaan Sriwijaya.

Pada abad ke-16 Masehi, Kerajaan Mataram mengalami masa kejayaan di bawah pemerintahan Sultan Agung Hanyokrokusumo. Beliau berhasil memperluas wilayah kekuasaan Kerajaan Mataram hingga ke Sumatra dan Kalimantan. Namun, setelah Sultan Agung meninggal pada tahun 1645, Kerajaan Mataram mengalami kemerosotan dan terpecah menjadi tiga bagian, yaitu Mataram Ponorogo, Kasunanan Surakarta, dan Yogyakarta.

Budaya Kerajaan Mataram

Kerajaan Mataram dikenal sebagai pusat kebudayaan pada masa itu. Salah satu budaya yang terkenal dari Kerajaan Mataram adalah seni tari. Tarian klasik seperti tari bedhaya, tari gandrung, dan tari gambyong berasal dari Kerajaan Mataram. Selain itu, Kerajaan Mataram juga dikenal sebagai pusat pengembangan seni wayang, baik wayang kulit maupun wayang orang.

Selain seni tari dan wayang, Kerajaan Mataram juga memiliki kekayaan sastra yang luar biasa. Salah satu karya sastra terkenal dari Kerajaan Mataram adalah Serat Centhini yang berisi tentang ajaran kehidupan. Karya sastra ini ditulis dalam bahasa Jawa Kuno dan sampai saat ini masih banyak dibaca dan dipelajari oleh masyarakat.

Artikel Menarik:  6 Macam Tari Minangkabau yang Kaya Akan Makna

Wisata Sejarah di Kerajaan Mataram

Bagi pecinta sejarah, Kerajaan Mataram menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi. Ada beberapa tempat wisata yang bisa dikunjungi untuk melihat jejak sejarah Kerajaan Mataram. Salah satunya adalah Candi Borobudur. Candi ini dibangun pada abad ke-8 Masehi pada masa pemerintahan Raja Samaratungga dari Wangsa Syailendra. Candi Borobudur menjadi bukti bahwa Kerajaan Mataram sangat berpengaruh dalam pengembangan agama Buddha di Indonesia.

Selain Candi Borobudur, ada juga Candi Prambanan yang dibangun pada masa pemerintahan Raja Rakai Pikatan dan menjadi bukti kejayaan Kerajaan Mataram pada masa itu. Candi ini merupakan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia dan memiliki arsitektur yang sangat indah. Selain itu, ada juga Keraton Kasunanan Surakarta dan Keraton Yogyakarta yang menjadi pusat kebudayaan pada masa pemerintahan Kerajaan Mataram.

Bagi yang ingin lebih mendalami tentang sejarah dan budaya Kerajaan Mataram, bisa mengunjungi Museum Keraton Surakarta dan Museum Sonobudoyo di Yogyakarta. Di sana, pengunjung bisa melihat koleksi benda-benda sejarah dari Kerajaan Mataram, seperti gamelan, wayang kulit, dan peralatan kehidupan sehari-hari.

Kesimpulan

Kerajaan Mataram merupakan jejak sejarah yang tersisa di tanah Jawa. Meskipun sudah lama berlalu, namun kejayaan dan kekayaan budaya dari Kerajaan Mataram masih dapat kita lihat hingga saat ini. Seni tari, wayang, sastra, dan arsitektur menjadi bukti bahwa Kerajaan Mataram merupakan pusat kebudayaan pada masanya. Bagi pecinta sejarah, Kerajaan Mataram menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi, baik itu Candi Borobudur, Candi Prambanan, Keraton Kasunanan Surakarta, maupun Keraton Yogyakarta. Sebagai bangsa Indonesia, sudah selayaknya kita melestarikan dan menghargai warisan sejarah dan budaya yang ada di negara kita.

Artikel Menarik:  Makanan Khas Suku Dayak: Kelezatan Kuliner yang Menggoda