Rumah Adat Banjar Kalimantan Selatan
backpackerjakarta.com

7 Rumah Adat Banjar Kalimantan Selatan Serta Fakta Uniknya 

Posted on

Rumah Adat Banjar – Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan alam dan budayanya. Di mana setiap daerah pastinya mempunyai pesona alam dan kekayaan budaya yang unik dan berbeda dengan daerah lainnya.

Nah, sama juga dengan Kalimantan Selatan yang mempunyai luas 38.744 km2 yang biasa diduduki oleh mayoritas suku Banjar. Secara historis, provinsi ini dibagi menjadi dua suku, yakni Dayak dan Banjar.

Penduduk asli suku Dayak biasanya orang Melayu, sedangkan orang Banjar perpaduan dari penduduk asli dan pendatang Melayu yang sudah memeluk Islam.

Kedua suku tersebut telah mewarnai keberagaman budaya yang ada  di Indonesia.

Sama seperti provinsi lain yang mana suku banjar juga mempunyai rumah adat dengan ciri khasnya sendiri. Rumah adat tersebut tergolong ke dalam sumber budaya yang masih tersisa dan masih dijaga oleh masyarakat Kalimantan Selatan.

Menurut sejarah, rumah adat Kalimantan Selatan sudah ada sejak masa Kerajaan Banjar yang diperintah Panembahan Sulaiman. Akan tetapi ada juga yang mengatakan bahwa rumah adat sudah ada sejak awal Kerajaan Banjar, sekitar abad ke-16 SM.

Jenis-Jenis Rumah Adat Banjar

Jenis-Jenis Rumah Adat Banjar
amazonaws.com

Suku Banjar tentu mempunyai corak kebudayaan yang beragam sebab perkembangannya yang begitu pesat.

Dari hal tersebut membuat suku Banjar semakin berkembang sehingga bukan cuma menunjukkan kebudayaannya dengan melalui pakaian adat nya saja, melainkan bangunan rumahnya.

Artikel Menarik:  makanan khas Malaysia yang kaya akan cita rasa dan keunikan

Pembangunan rumah adat tersebut dilakukan agar bisa memenuhi berbagai tujuan yang berbeda-beda.

Bahkan dilengkapi juga dengan desain dan ornamen yang menari, jadi nggak heran kalau setiap rumah adat tersebut mempunyai daya tarik tersendiri. Lantas apa saja sih rumah adat yang ada di Kalimantan tersebut? Mari simak ulasan berikut!

1. Rumah Bubungan Tinggi

Rumah Bubungan Tinggi
selasar.com

Bubungan tinggi merupakan salah satu rumah adat yang berasal dari penduduk asli Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Jadi tentu saja rumah adat ini lebih banyak dikenal masyarakat luas daripada rumah adat lainnya.

Kenapa rumah adat ini dinilai paling spesial dan mempunyai kedudukan yang tinggi daripada rumah adat lainnya? Hal tersebut dikarenakan rumah adat ini dihuni oleh seorang raja.

2. Rumah Adat Banjar Gajah Manyusu

Rumah Adat Banjar Gajah Manyusu
blogspot.com

Rumah adat ini mempunyai ciri khas, di mana bagian depannya berbentuk limas. Kemudian bagian atapnya menggunakan atap perisai buntung yang disebut dengan hidung bapicik.

Atap tersebut nantinya akan menutup bagian Surambi Pamedangan sampai ruangan yang terletak di belakang surambi. Setelah itu, bentuk limas tersebut pun berkembang hingga menjadi bentuk segi empat memanjang.

Bukan cuma itu saja, rumah adat tersebut juga memiliki ruangan yang berada di kedua sisi rumah baik kanan maupun kiri. Dari penambahan ruangan itulah makanya diberikan nama sumbi dalam bahasa Banjar.

Sedangkan untuk rumah yang sudah mempunyai ruangan tambahan dinamakan anjung. Bentuk rumah Kalimantan Selatan ini dinamakan gajah Manyusu, sebab sering ditinggali oleh cikal pengganti raja atau disebut warit raja.

3. Rumah Palimasan

Rumah Palimasan
kanalkalimantan.com

Karena atap perisainya, rumah adat palimasan ini mempunyai ciri khas yang mana bagian atapnya berbentuk limas. Bentuk rumah adat ini persegi panjang yang dilengkapi dengan tangga masuk di bagian pelatarannya.

Selain itu dilengkapi juga dengan hiasan yang berbentuk ukuran kayu dan jamang. Bahkan rumah adat ini juga mempunyai papan lisplang yang dipasang di bagian cucur atap rumah secara mengelilingi.

Artikel Menarik:  Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Menelusuri Jejak Sejarah Nusantara

4. Rumah Adat Banjar Bangun Gudang

Rumah Adat Banjar Bangun Gudang
yolasite.com

Rumah adat Kalimantan Selatan selanjutnya yaitu rumah bangun gudang biasanya sering ditinggali oleh para pedagang yang berasal dari Tionghoa. Jika dilihat secara teliti, rumah adat ini terbilang unik sebab terdapat tiga pintu masuk yang tersedia.

Pintu masuk tersebut terletak di bagian depan, kanan dan kiri. Bukan cuma itu saja, bangunan rumah adat ini juga memiliki 4 buah pilar yang ada pada bagian terasnya. Untuk menemukan rumah adat ini, maka bisa mengunjungi daerah Banjarmasin.

Artikel terkait: Rumah Adat Baileo

5. Rumah Palimbangan

Rumah Palimbangan
takterlihat.com

Rumah palimbangan adalah salah satu rumah adat Kalimantan Selatan yang terbilang megah dan besar di kalangan Kesultanan Banjar. Sebab rumah ada ini sering ditinggali oleh para ulama atau saudagar kaya.

Jika ingin membedakan rumah adat ini dengan rumah adat lainnya, maka bisa dilihat dari bagian atap dan ornamen ukurannya. Di mana luas atapnya menggunakan atap pelana yang dihiasi dengan layang layang di gunungannya.

6. Rumah Adat Banjar Tadah Alas

Rumah Adat Banjar Tadah Alas
nesabamedia.com

Dinamakan rumah tadah alas sebab perkembangan dari rumah balai bini yang mana hanya  menambahkan satu lapis atap perisai sebagai kanopi paling depan. Atap tersebut lah yang disebut dengan “tadah alas”.

Pada umumnya, rumah adat ini dikhususkan untuk didiami oleh warga biasa yang berada di dalam lingkup Kesultanan Banjar. Untuk menemukannya cukup mudah sebab sudah ada di beberapa lokasi, namun yang paling banyak dijumpai di daerah Kelayan, Kota Banjarmasin.

7. Rumah Lanting

Rumah Lanting
kompasiana.com

Rumah adat banjar, Kalimantan Selatan berikutnya yaitu rumah lanting atau rumah rakitan di masa Kesultanan Banjar.

Artikel Menarik:  Makanan Khas Purbalingga: Surga kuliner di Tengah Jawa Tengah

Walaupun begitu, masih banyak warga masyarakat yang mendiami rumah adat tersebut. Menurut sejarah, pembuatan rumah ini nggak lepas dari sejarah sungai yang berperan penting di kehidupan masyarakat Banjar.

Di mana, rumah adat ini mempunyai pondasi rakit mengapung yang disusun dari tiga batang pohon kayu besar.

Rumah ini akan oleng saat dihantam gelombang atau ombak sebab kapal atau perahu melewati sungai. Rumah adat ini sering ditemukan di daerah pinggiran sungai Kalimantan Selatan.

Fakta Unik Rumah Adat Banjar

Fakta Unik Rumah Adat Banjar
nesabamedia.com

Rumah adat banjar mempunyai beberapa fakta unik dan kegunaannya. Adapun fakta unik rumah adat tersebut, yaitu:

1. Digunakan Sebagai Istana Sultan

Rumah adat ini berfungsi sebagai bangunan dalam Sultan sebab kastanya terbilang sangat tinggi. Sementara itu, kualitas dan kemegahan seninya pun mencerminkan status sosial dan status ekonomi pemiliknya.

2. Memiliki Banyak Motif Floral

Selain mempunyai beberapa motif binatang seperti burung dan naga, rumah adat ini juga memiliki bentuk ornamen seperti ukiran bermotif floral. Ukiran-ukiran tersebut dihiasi di tiang, tataban, papilis dan tangga.

Sementara itu, bentuk dan seni ukirnya bisa mendapatkan banyak pengaruh dari Agama Islam yang melarang menggambar hewan hidup di bangunan rumah.

3. Memiliki Jumlah Anak Tangga Ganjil

Dengan bentuk seperti rumah panggung, tentu saja rumah adat ini mempunyai tangga yang terletak di bagian depan dan belakang rumah.

Uniknya lagi, anak tangga tersebut berjumlah ganjil. Hal tersebut disebabkan karena pengaruh ajaran Islam yang menjadi alasan kenapa jumlah anak tangga di rumah adat Kalimantan Selatan tersebut ganjil.

Rumah adat Banjarmasin sudah menjadi salah satu warisan budaya milik Indonesia yang harus dijaga dan dilestarikan oleh generasi ke depannya. Sebab rumah-rumah adat yang ada di Indonesia menyimpan banyak sejarah dan nilai filosofi yang harus dipelajari oleh generasi ke generasi. Terima kasih atas kunjungan Anda.