Ini Dia Pengertian Koperasi dan Jenis-jenisnya

Istilah koperasi tentu tidaklah asing di telinga Anda. Pengertian koperasi secara umum adalah organisasi atau lembaga ekonomi yang beroperasi di bawah kendali para anggotanya. Koperasi melakukan segala kegiatannya berdasarkan sistem ekonomi kerakyatan yang bersifat kekeluargaan.

Menurut Bapak Koperasi Indonesia, Mohammad Hatta, pengertian koperasi adalah sebuah usaha bersama yang dilakukan untuk memperbaiki kondisi ekonomi para anggotanya. Arifinal Chaniago mendefinisikan koperasi sebagai sebuah kelompok yang bekerja sama untuk menjalankan usaha dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan para anggotanya.

Dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa pengertian koperasi merupakan lembaga ekonomi yang didirikan dan dikelola bersama-sama oleh sebuah kelompok masyarakat. Lewat kerjasama dan saling tolong menolong, koperasi ini nantinya diharapkan akan mampu menjadi batu loncatan bagi para pesertanya untuk meningkatkan taraf hidup.

Jenis-jenis Koperasi yang Ada di Indonesia

Jenis-jenis Koperasi yang Ada di Indonesia
senibudaya12.blogspot.com

Jenis-jenis koperasi di Indonesia tertuang dalam Undang-undang Nomor 25 tahun 1992.  Berdasarkan bentuk utamanya, koperasi terbagi menjadi koperasi primer dan koperasi sekunder.

Koperasi primer merupakan koperasi yang dibentuk dan beranggotakan orang-seorang. Sementara koperasi sekunder merujuk pada koperasi yang didirikan dan beranggotakan koperasi lainnya.

Koperasi yang memiliki satu fungsi disebut dengan single purpose cooperative sementara yang menyelenggarakan banyak fungsi sekaligus disebut dengan multi purposes cooperative atau koperasi serba usaha.

Adapun berdasarkan jenis-jenis usahanya, koperasi terbagi menjadi 5 macam yakni:

  1. Koperasi Simpan Pinjam

Sesuai dengan namanya, koperasi jenis ini memiliki satu jenis usaha yakni menyimpan tabungan para anggotanya dan memberikan pinjaman kepada anggota lain yang membutuhkan. Dalam prosesnya, para penyimpan akan mendapatkan bagi hasil atau keuntungan. Sementara para peminjam dikenakan biaya jasa untuk setiap peminjaman yang dilakukan. Dengan begitu, kegiatan yang berlangsung di dalam koperasi simpan pinjam adalah dari, oleh dan untuk para pesertanya.

2. Koperasi Jasa

Koperasi jasa merupakan koperasi yang bertugas sebagai penyelenggara jasa sesuai kebutuhan anggota. Jasa-jasa ini bisa berupa simpan pinjam, jasa angkutan dan lain sebagainya.

Salah satu contoh koperasi jasa yang bisa kita temukan adalah KOPAJA yang mengelola jasa angkutan umum. Para anggota yang terhimpun di dalamnya biasanya saling bekerja sama dalam pengadaan suku cadang kendaraan hingga kebutuhan lain bersama-sama. Keberadaan KOPAJA ini juga dapat menghindarkan para pengusaha angkutan dari persaingan yang tidak sehat.

3. Koperasi Konsumsi

Koperasi jenis ini menjalankan usaha berupa penyediaan bahan kebutuhan para anggotanya. Kebutuhan tersebut bisa berupa makanan, pakaian, peralatan rumah tangga dan lain sebagainya.

4. Koperasi Produksi

Dalam sistem koperasi produksi, para anggota biasanya terdiri dari pengusaha-pengusaha yang sudah memiliki bisnis masing-masing. Mereka kemudian dihimpun dan dibantu secara gotong royong untuk bisa mendapatkan bantuan pendanaan hingga pemasaran. Keberadaan koperasi produksi ini sangat penting terutama bagi daerah-daerah yang menjadi sentra UMKM.

5. Koperasi Serba Usaha

Koperasi serba usaha atau multi purposes cooperative tidak hanya menjalankan satu bidang usaha saja. Ada beragam layanan yang disediakan sesuai dengan kebutuhan para anggotanya mulai dari perkreditan, pengolahan dan pemasaran hasil usaha dan kegiatan lainnya.

Berdasarkan pengertian koperasi dan jenis-jenisnya, bisa disimpulkan bahwa organisasi atau lembaga ini memang dihadirkan untuk rakyat. Keberadaannya diharapkan dapat membantu meningkatkan taraf hidup sekaligus menjadi sarana dalam pemerataan pembangunan di berbagai daerah.

Leave a Comment